Rabu, 25 November 2015

#Tugas_Sekolah_Bahasa_Indonesia_2


Buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik hal 144-145
Teknologi Hidrolik Tepat Guna Atasi Kekeringan

KAWALU – Teknologi Hidrolik yang diinisiasi oleh Komandan Distrik Militer (Kodim) Tasikmalaya 0612 Letnan Kolonel Kavaleri Puji Santoso bisa jadi inspirasi bagi masyarakat Kota Tasikmalaya yang mengalami kekeringan. Syaratnya, di daerah tersebut masih memiliki sungai yang mengalir.
Dirinya memaparkan, dengan menggunakan teknologi tepat guna tersebut, air sungai yang kotor sekali pun bisa dimanfaatkan, karena melalui proses penyaringan, artinya bisa dimasak untuk dikonsumsi. “Bukan langsung dikonsumsi, tapi dimasak terlebih dahulu, kemudian dikonsumsi,” paparnya saat diwawancarai radartasikmalaya.com, kemarin (9/8).
Dirinya juga sudah menerapkan teknologi tersebut di kampung Pendeui, namun belum dipasang penyaringan dari serat karbon dan alat lainnya. “Kita juga sudah pasang di sini, namun belum optimal karena belum ada penyaringnya,” ungkapnya.
Dirinya bertekad akan menyempurnakan teknologi tepat guna tersebut untuk menjadi prototype “Insya Allah akan dikerjakan sebaik mungkin dalam waktu dekat, sehingga nantinya bisa menjadi percontohan untuk yang lain,” pungkasnya.
No
Struktur
Kalimat
1
Orientasi
KAWALU – Teknologi Hidrolik yang diinisiasi oleh Komandan Distrik Militer (Kodim) Tasikmalaya 0612 Letnan Kolonel Kavaleri Puji Santoso bisa jadi inspirasi bagi masyarakat Kota Tasikmalaya yang mengalami kekeringan. Syaratnya, di daerah tersebut masih memiliki sungai yang mengalir.
2
Peristiwa
Dirinya memaparkan, dengan menggunakan teknologi tepat guna tersebut, air sungai yang kotor sekali pun bisa dimanfaatkan, karena melalui proses penyaringan, artinya bisa dimasak untuk dikonsumsi. “Bukan langsung dikonsumsi, tapi dimasak terlebih dahulu, kemudian dikonsumsi,” paparnya saat diwawancarai radartasikmalaya.com, kemarin (9/8).
3
Sumber Berita
Dirinya juga sudah menerapkan teknologi tersebut di kampung Pendeui, namun belum dipasang penyaringan dari serat karbon dan alat lainnya. “Kita juga sudah pasang di sini, namun belum optimal karena belum ada penyaringnya,” ungkapnya.
4
Sumber Berita
Dirinya bertekad akan menyempurnakan teknologi tepat guna tersebut untuk menjadi prototype “Insya Allah akan dikerjakan sebaik mungkin dalam waktu dekat, sehingga nantinya bisa menjadi percontohan untuk yang lain,” pungkasnya.

Rabu, 11 November 2015

#Tugas_Sekolah_Bahasa_Indonesia

Hai post-an pertama saya adalah tugas sekolah. YA TUGAS SEKOLAH. Maklum sih udah kelas 12. Tuagas dari Buku Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik kelas XII halaman 141.
NASA Ikut Cari MH370
Kuala Lumpur –NASA bergabung  dalam operasi pencarian pesawat MH370 yang hilang Sabtu (8/3). Jumat (14/3), area pencarian pesawat yang memuat 239 penumpang diperluas ke Samudera Hindia. Juru Bicara NASA Allard Beutel mengatakan Badan Antariksa Amerika tersebut mengkaji strategi yang akan dilakukan untuk diterapkan pada proses pencarian dengan melibatkan 25.000 sukarelawan online. Salah satunya temuan gambar dari satelit dan kamera di stasiun luar angkasa Internasional, yang dapat mengidentifikasi objek yang lebih besar dari 30 meter. Sebelumnya, satelit China menangkap tiga objek diduga dari pesawat yang hilang itu. Kegiatan yang bisa ditangkap kamera menggunakan aset ruang, seperti bumi–Observing-1 (EO-1) satelit dan kamera ISERV di Stasiun Antariksa Internasional. “Resolosi gambar dari instrumen ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi objek dari sekitar 98 kaki (30 meter) atau lebih besar ,”ujarnya. NASA juga mengirim data ke Geological Survey’s Earth Resources Observations and Science Hazard Data Distribution System, yang telah membantu penanganan bencana internasional, seperti banjir yang baru ini melanda Inggris. Pada Jumat, Pemerintah Malaysia memastikan area operasi pencarian pesawat yang hilang diperluas hingga ke Samudera Hindia. ”Pesawat itu masih hilang dan area pencarian diperluas,” kata Menteri Transportasi Hishammudin Hussein. “Bersama dengan rekan-rekan internasional kami, kini pencarian dilakukan lebih ke timur dari Laut China Selatan dan ke Samudra Hindia,” tambah dia. Sementara, analisis dan temuan sejumlah media soal nasib pesawat MH370 terus bermunculan. Salah satu yang menguat adalah isu pembajakan. Hishammudin menyebut semua kemungkinan terbuka, termasuk pembajakan. “Semua kemungkinan tidak diabaikan, semua diselidiki,” kata dia. Sejauh ini, dia mengaku transponder pesawat tidak mengeluarkan sinyal. Sejumlah laporan media menulis, ada pesawat terbang hingga Kepulauan Andaman, Samudra Hindia. Ini mengindikasikan pesawat diterbangkan oleh seseorang yang memiliki kemampuan penerbangan mumpuni.

(Solopos, Sabtu Pon, 15 Maret 2014, halaman 5)

New Bie, Old Account

longtime no see!!
I'm here again... To be blogger again. I'm glad in here...
See you